seorang perempuan berwajah manis, barangkali masih gadis. usia sekitar dua puluhan, langsing dengan ukuran tinggi badan kira-kira seratusenampuluhan. rambut di ikat lurus sebahu, bermata bulat, berbibir tipis. ketika kami bertemu dia mengenakan baju warna pink cerah dipadu dengan celana jeans warna biru. terakhir terlihat di lapas (lembaga permasyarakatan) palu saat meliput eksekusi tibo cs hari sabtu kemarin pukul 00.05 wita, waktu pertama on air, dia menyebutkan kata lativi.
Intro: Beberapa jam yang lalu saya adalah bagian dari mereka yang menanti detik˛ eksekusi Kasus Poso (Tibo Cs) di Lapas (Lembaga Permasyarakatan) Palu. Menarik untuk menghunting moment langka ini karena kasus ini menjadi isue nasional dan internasional. Hampir semua kuli tinta dan kali gambar berkumpul di sana, dan akhirnya saya pun bagian dari mereka yang ikut berburu.
Catatan tangan: Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Sutanto, di Kantor Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara menyampaikan bahwa eksekusi atas tiga terpidana mati Poso Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu ditunda. Penundaan itu dijadwalkan hingga tiga hari pasca peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.
Catatan perut: Kematian bukan lagi di tangan Tuhan dan menjadi rahasia Tuhan. Kematian bisa di maju mundurkan semau empunya kuasa. Sungguh malang nasib Tibo CS ini, selepas bebas dari maut yang menghimpit malam ini... eeeehhh, tiga hari pasca 17an nanti... di kabarkan mailaikat maut akan kembali bertamu dihadapan mereka.
Bagaimanapun peradilan manusia tidaklah seadil peradilan Tuhan. Jadi kembalikan kematian itu pada yang di Atas Saatnya Hukuman mati di Indonesia di HAPUSKAN !!!!!
Catatan kaki: berikut dokumen pribadi saya (video amatir) semalam 12 agustus 2006 Pukul 00.17 Wita di Lapas Palu, klik disini untuk menyaksikan video tsb atau copy paste url ini:
Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku".
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akar ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Selalu Ada Sisi Baik »
Konsep "makna hidup" telah menjadi kata basi sehingga persoalan ini sering dipersendakan, seperti dalam siri radio "Panduan Pengembara ke Galaksi" ("The Hitchhiker's Guide to the Galaxy") oleh Douglas Adams, yang kemudiannya diterbitkan sebagai novel, siri televisyen, filem dan permainan komputer. Jawapannya 42.
Mengikut ceritanya, sekelompok makhluk yang amat bijak (tikus) telah membina sebuah komputer raksasa yang digelarkan "Pemikiran Mendalam" ("Deep Thought") untuk mencari jawapan tentang hidup, alam semesta dan segala-galanya. Tujuh setengah juta tahun kemudian, komputer itu memberi jawapan: "42". Selepas memberi jawapannya kepada hadirin, komputer itu menerangkan bahawa masalah jawapan itu disebabkan oleh ketiadaan sesiapa yang faham akan soalannya. Atau kemungkinan, hidup tidak mempunyai makna apa-apa selain daripada "Apa yang anda lihat, anda dapat", sebagaimana yang digambarkan oleh filem komedi, "Makna Hidup" ("The Meaning of Life"): anda dilahirkan, anda makan, anda bersekolah, anda bersetubuh, anda mempunyai anak-anak, anda menjadi tua (sekiranya tiada sesiapa yang membunuh anda dahulu), anda mati dan di Syurga, setiap hari merupakan hari Krismas. Pada akhir filem itu, Michael Palin diberikan sekeping sampul surat, membukanya dan berkata secara acuh tak acuh: "Uh, tiada apa-apa yang istimewa. Cuma cuba berbaik dengan orang, elak makanan lemak, baca sekali sekala buku yang bagus, membuat senaman jalan kaki serta cuba berhidup bersama-sama dengan semua kaum secara damai dan berharmoni."
Rufus, seekor tikus afrika botak daripada siri televisyen "Kim Possible" mendesak bahwa makna hidup ialah keju.
Tafsiran Paul Gauguin boleh diperlihatkan dari lukisannya, "Dari manakah kita datang? Apakah kita ini? Ke manakah kita akan pergi?" ("Where Do We Come From? What Are We? Where Are We Going?").
::From the Host
Hello, I'm Affan
and welcome to my blog :
"http://blog.affan.web.id
You're visiting my playground where I stores everything that related with me and also the journal of my life from time to time.
Just continue explore this site as you like and feel free for using every interactive stuff that was provided here!
Thank you and have a good day... :)
::Just Touch
There's no fear and nothing to hide . Any questions, chats, spams, flirts, business opportunities, project/job offers and maybe threats or terrors are always welcome! :)
mobile phone:
+62.811.452.764
studio phone & facsimile:
+62.451.482.764
postal address:
Jln. Banteng Kav. Bangdes No. 33A
Palu 94114
INDONESIA
"Pemilik Blog ini"
AdalahOrang yang baru berjabat tangan dengan dunia modem dan kemudian
terjerumus ke lembah blog. Hari ini saya bisa mengisi blog ini, besok
mungkin tidak, karena saya bukan budak internet. Tentang isi blog ini
tidaklah murni tulisan saya, ada banyak comotan dari sana sini, iya itu
sepengetahuan empunya juga tanpa permisi dulu.