/*

Affan Personal Weblog


Affan Palu Sulteng Indonesia
[ Introductions | About Me | Dedicated | Galeri | The Wedding | Kontak ]
 


Wednesday, September 01, 2010
BERKARYA UNTUK DIBAYAR

BERAPA UNTUK SEBUAH SITUS WEB?

KRiiiNNGGG!! KRiiiNNGGG!!
"Yah, Halo.., Ada yang bisa saya bantu?"
"Ya, Berapa harga yang anda pasang untuk membuat sebuah situs Web?"

Dalam satu bentuk atau yang lain, ini biasanya adalah percakapan pertama saya dengan seorang klien yang menjanjikan. Mereka menanyakan pertanyaan yang cukup ‘adil’. Untuk orang yang sudah pernah ada di sisi manapun dalam sebuah transaksi bisnis, biaya biasanya ada di depan kepedulian kita. Tetapi sebuah jawaban untuk pertanyaan khusus ini tidak langsung muncul tersedia. Paling tidak – seharusnya tidak.

Meneriakan sebuah harga hanya dengan sebuah pemikiran yang belum pasti tentang apa yang akan terlibat adalah sebuah jalan berbahaya untuk memulai hubungan dengan klien anda, dan dapat meninggalkan salah satu (atau keduanya) merasa menyesal tentang proyek keseluruhan tersebut. Persiapan dan pendidikan adalah kunci untuk mendefinisikan hal-hal penting ini di menit pertama dan menjadikan penelpon acak ini seorang klien yang membayar.

KENAPA DESAIN WEB LAEN?

HAL PERTAMA yang perlu kita pahami adalah bahwa Web design belum dengan jelas didefinisikan dalam himpunan "Semua hal yang dijual." Paling baik, kita dapat menyebutnya sebuah jenis laen dari penjualan produk atau layanan profesional. Sayangnya, kebanyakan desainer terhanyut ke salah satu dari dua hal tersebut tadi, dan dalam melakukannya, mungkin tidak dengan akurat mendefinisikan apa yang benar-benar mereka berikan pada klien. Kita seharusnya paham tentang kedua perspektif ini sehingga kita dapat menarik garis tengah dari keduanya


HARGA PAKETAN

Ketika anda berjalan ke supermarket lokal anda dan membeli sekotak Cap'n'Crunsh anda, anda tahu berapa harganya. Harganya ada di raknya. Ini karena seperti semua produk terpaket, semua kotak Cap'n'Crunch adalah sama. Mereka semua beratnya sama, mengandung bahan-bahan yang sama, dan memerlukan sumber daya yang sama untuk membuat masing-masing kotaknya. Ketika anda membuka kotaknya, mungkin ada sedikit kejutan tentang isinya.

Beberapa desainer telah mengambil pendekatan ini untuk Web design mereka, memilih untuk menjual talenta mereka dalam bentuk paketan-paketan dari situs web yang sudah didefinisikan sebelumnya. Anda dapat mengunjungi beberapa desainer ini dan melihat harganya:

Paket Hemat 5 halaman 3 custom graphic,
s/d 10 links
Rp. X00.000,-
Paket 'Setengki' 8 halaman 7 custom graphic
s/d 20 links
Rp. 4X00.000,-
Paket 'Jumbo' 12 halaman 12 custom graphic,
2 graphic animasi
/d 30 links
script pengirim form
guestbook
Rp. 8X00.000,-

Keuntungan yang nampak jelas dari metode ini adalah: Desainer dan klien keduanya tahu berapa banyak duit yang akan berpindah tangan di depan.

Kekurangannya lebih dalam lagi, terutama untuk desainer, Pertama: untuk klien yang tidak tahu, Desainer telah meminta mereka untuk mengambil keputusan tentang sesuatu yang mereka belum siap: paket mana yang harus dipilih?. Pasti, kebanyakan dari desainer2 ini akan dengan senang hati mendampingi klien dalam memilih paket yang paling pantas untuk mereka, tapi dalam melakukannya mereka juga dengan permanen telah membatasi cakupan proyek tersebut.

Jika klien sebenarnya punya kebutuhan asli akan sebuah shopping cart atau database yang bisa di-search, akan menjadi lebih sulit lagi untuk meyakinkan mereka untuk memutuskannya. "Oh .. tapi BERAPA harganya yang ITU?" dan "Koq nggak ada di daftar harga kamu?" akan menjadi pertanyaan yang mengikuti perkenalan dari ide-ide ini.

Skenario yang bisa lebih buruk lagi adalah untuk desainer yang karya ter-paket mereka diambil oleh klien yang benar-benar bisa dan (agak licik). Tidaklah sulit untuk mengubah kata "halaman" atau "grafik custom" ke dalam sesuatu yang tidak dimaksudkan si desainer.

Dan jika si desainer terkejut dengan jumlah kerja yang harus dilakukan dan mencoba untuk menyesuaikan, Klaim "dunia periklanan palsu" yang indah dilemparkan kesana sini sampai dia mengakuinya. Itulah kenapa banyak desainer yang memasang tarif per-jam.


HARGA PER-JAM

MENGIKUTI JEJAK kebanyakan penyedia jasa layanan profesional, desainer yang memasang harga perjam menghilangkan resiko yang digambarkan sebelumnya –

  • kehilangan bisnis potensial atau dikacaukan dalam banyak waktu dan usaha untuk biaya yang minimal (atau tidak ada sama sekali).

Biaya ditentukan untuk berbagai jenis pekerjaan dan tidak ada batasan yang ditetapkan tentang jumlah pekerjaan yang harus dikerjakan. Ini memungkinkan fleksibilitas yang baik dan klien tidak berkesempatan untuk menyalah gunakan kondisi yang lebih baik dari si desainer. Klien mendapatkan tepat apa yang dia bayarkan!!

... Anggap saja (kemampuan web desain) anda memang sudah sempurna. Anda akan tertegun untuk menemukan seorang klien yang mau membayar untuk ketidak efesienan anda pada saat anda mengerjakan desain yang berubah, berpindah-pindah diantara versi frame dan versi tabel atau diantara warna hijau dan warna biru. Dimana anda menarik garis di antara experimentasi dan penulisan kode yang halal?

JIKA ANDA BERTANYA PADA SEORANG PENGACARA atau seorang akuntan berapa biaya mereka, mereka akan bilang pada anda langsung di depan. Jika anda meminta mereka untuk memberikan harga pas untuk sebuah proyek tertentu, mereka akan tertawa dan menyuruh anda menjadi saksi .. kemudian menyalakan sebuah cerutu Kuba dengan selembar uang 100 ribuan.

Kenapa? Karena mereka bisa. Mereka dianggap sebagai memiliki keahlian tertentu yang nilainya terhitung perjam. Bagaimanapun, dari pengalaman saya, Web designer dianggap sebagai seorang geek-tekno yang berubah menjadi seorang salesman yang menawarkan produk.

Walaupun klien yang mewakili perusahaan Global 1000 mengharapkan harga pas. Tentu, setiap klien berbeda. Beberapa mengerti tarif per jam dan tidak punya masalah dengannya. Tetapi, kebanyakan, mereka mencari sejumlah bilangan yang mereka harus berpisah dari mereka ketika proyek selesai.

Seharusnya ada jalan untuk mengkombinasikan kedua dasar pemikiran ini untuk mendapatkan jalan yang pantas buat Web desainer untuk memasang tarif untuk jasa layanan mereka yang dapat diterima klien.


KEAJAIBAN DARI MEMPERKIRAKAN

Kira-kira begini rumusnya:

Biaya/Jam X Jumlah Jam yang dihabiskan
= Total Biaya Proyek

Anda dan Klien, keduanya mungkin setuju pada perkiraan dasar ini. Tetapi, idealnya, anda ingin memberikan klien total keseluruhan biaya nanti setelah pekerjaannya selesai. Dan mereka ingin mendapatkan total biayanya sebelum anda mulai bekerja. Tebak apa coba? Merekalah yang menang. Mereka selalu menang. Solusinya, Perkirakan seawal mungkin.

PERTAMA, TENTUKAN HARGANYA

Untuk beberapa rata-rata dalam Industri ini, Saya akan mengarahkan anda pada Index harga Web advertising   (lihatlah pada penelitian bulan Mei 1999 untuk rata-rata biaya). Netb2b.com  adalah salah satu resources terbaik yang saya telah temui untuk bidang studi bisnis Web.

Beberapa tugas lebih sulit daripada tugas-tugas yang lain. Jangan takut untuk memasang harga lebih tinggi untuk CGI daripada untuk HTML misalnya. Juga, ingatlah bahwa konsultasi adalah sebuah fungsi dari pekerjaan anda dan juga harus ditarik biaya. Jangan jadi gila dengan membebani biaya untuk setiap panggilan telpon (baca: seperti pengacara) tetapi jika seorang klien rewel mengambil cukup banyak waktu dari hari kerja anda untuk mendiskusikan sebuah proyek, hal itu perlu dicatat dan ditagihkan biayanya (saya akan menjelaskan lagi ide-ide ini di artikel selanjutnya tentang akuntansi Web Desain.)

Selanjutnya, anda perlu untuk mengantisipasi seberapa lama waktu yang akan anda habiskan untuk sebuah proyek. Untuk mengetahuinya, anda perlu tahu dulu apa yang diinginkan klien. Mereka mungkin tidak tahu apa yang mereka inginkan. Dalam kasus itu, anda perlu tahu apa yang klien butuhkan. Ini akan langsung mempengaruhi seberapa lama waktu yang akan anda habiskan.

Anda tidak dapat mempunyai terlalu banyak informasi! Tanyakan pertanyaan tentang jangkauan, tujuan jangka panjang, pekerjaan sebelumnya, sistem yang telah ada, dan branding sebagai tambahan untuk pertanyaan standar tentang logo yang ‘menyala atau berputar-putar.’ Anda akan kaget bagaimana hal kecil seperti ‘Oh, apa saya sudah bilang kalau kami akan perlu menjalankan semua ini di server NT internal kami yang belum ada sekarang?’, akan mengambil banyak waktu.

Juga sisihkan beberapa waktu untuk perubahan permintaan yang masuk akal. Gunakan penilaian terbaik anda untuk menentukan apa yang ‘masuk akal’ dan tambahkan itu ke dalam daftar. Ubahlah permintaan yang benar-benar menunda waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut, sehingga permintaan itu akan ditangani terpisah.


JUMLAH SEMUANYA ADALAH ..

Setelah anda punya semua informasi itu, periksa lagi lewat rumus perkalian di atas. Hasilnya adalah biaya keseluruhan proyek anda. Idealnya inilah jumlah yang akan anda dapatkan.

Kenyataanya, kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita perkirakan untuk sebuah proyek. Faktor yang unik untuk setiap desainer akan mempengaruhi berapa banyak yang benar-benar akan mereka kantongi (‘penyembuhan’ atau ‘realisasi’.) Beberapa faktor termasuk kompetisi lokal, permintaan pasar, jadwal waktu klien, dan kemungkinan untuk proyek tambahan/lanjutan.

Berdasarkan kondisi seperti ini, anda seharusnya mengingat, persentasi waktu anda yang anda relakan untuk dihabiskan demi menjaga sebuah ‘hubungan baik.’ Kurangkan jumlah waktu itu dari total waktu anda, dan sudah anda dapatkan sekarang! Pendapatan bersih anda.. jumlah yang bisa anda harapkan untuk dikantongi.

Situasinya akan bermacam-macam untuk setiap klien, tetapi pedoman ini paling tidak akan memberikan titik awal dalam menentukan berapa yang akan anda minta untuk jasa layanan anda ini. Fair, Jujur, dan Profesional-lah.

Catatan Pinggir
MENGETAHUI ANGGARAN KLIEN

Terlepas dari pengalaman sebelumnya, Saya biasanya masih menanyakan pertanyaan ini bahkan sebelum saya melewati langkah-langkah di artikel sebelumnya: "Seberapa Besar Anggaran anda untuk Proyek ini?"

Biasanya, saya sekalian juga menanyakan nomor PIN ATM mereka dan siapa yang mereka jagokan untuk kejuaraan nasional melempar kereta dorong. Dan jawabannya sama.. : kesunyi senyapan.

Tentu saja, kita tahu kenapa. Klien berpikir kalo mereka memberitahukan pada kita berapa yang mereka mau habiskan, kita akan dengan ajaib membesarkan anggaran mereka setiap saat, walaupun sebenarnya, situs itu hanya perlu sedikit sumber daya.

Sayang sekali.. padahal hal itu akan menghemat lumayan waktu untuk semua pihak jika kita tahu berapa angka yang kita cari sebelumnya. Desainer berpengalaman akan dapat mengatakan, hanya berdasarkan deskripsi singkat klien tentang sebuah proyek dan anggaran mereka, apakah klien itu realistis atau tidak. Desainer yang ‘terhormat’ akan bilang kepada klien kalau tidak perlu sebesar itu untuk jenis situs yang sedang mereka diskusikan.

Lebih dari semua hal tadi, hal itu akan memaksa klien untuk langsung melihat anda sebagai seorang profesional. Jika anda tidak membuat cara pandang ini sejak awal, anda akan beresiko bekerja jualan ‘kacang-goreng.’

Catatan Pinggir
JUALAN KACANG GORENG

Ada saatnya ketika, setelah menentukan:

  • tingkatan dari sebuah proyek
  • berapa lama proyek akan berlangsung
  • membuat anggaran, dan
  • berbagi angka anda dengan klien (yang belum menunjukkan angkanya sebelumnya,)

mereka akan kembali dengan sesuatu seperti ini: "APA?!? Karyawan saya punya anak yang dapat melakukan ini untuk lima bungkus permen karet dan sebungkus Menthos!"

Kita semua telah sering mendengar komentar serupa dari waktu ke waktu. Solusi saya adalah untuk menekankan kembali apa yang kita coba lakukan untuk mereka dan dengan singkat mengambarkan kerangka proses kita. Jika mereka kemudian kembali dengan.."Dia juga akan melakukan itu"

Kita hanya bisa berharap yang baik untuk mereka dan bilang kalau kita akan tetap ‘tersedia’ di sini jika mereka memang perlu kita.

Biasanya, klien akan kembali dalam satu, dua bulan ke depan karena tidak puas dengan pekerjaan yang dilakukan dan meminta kami untuk memulai proyek itu lagi.

"Jangan berkompetisi dengan ‘anak dengan Frontpage.’’ Saya bayangkan kebanyakan dari kita memulai bidang ini sebagai hobby, seperti yang dilakukan orang-orang ini. Anda tidak perlu khawatir. Penemuan Polaroid tidak membuat Olan Mills gulung tikar. Spielberg, Lucas, dan Cameron sepertinya baik-baik saja walaupun Handycam telah berhamburan dari rak mereka. Pasar untuk profesional yang punya skill akan selalu ada



Sumber: © 2000 Scott Kramer dan Alist Apart,
diterjemahkan dengan ijin AlistApart, belum seijin Scott Kramer,
oleh toekangweb.or.id, semua hak cipta adalah milik pemilik sebenarnya.

Posted at 11:03 am by Affan
Beri komentar  

Friday, March 02, 2007
The Wedding

Dan, Affan pun Menikah..

Tabe...

Undangan Untuk Semuanya :

Saya sudah persiapkan undangan untuk teman-teman sekalian. Kalaupun tidak sampai ke alamat rumahnya jadikan saja "Undangan di Web" ini sebagai undangan resmi. Santai saja, saya ikhlash dan tetap menganggapnya valid selama membawa kado? Hehe.. becanda ces! Yang mau datang silakan datang. Jln. Banteng Kavling Bangdes terlalu luas untuk kami berdua (Affan + Tini) Hehe..

Detil undangan, acara pernikahan serta perna-perniknya  bisa di lihat di http://tini.affan.web.id/  


Posted at 12:23 pm by Affan
Lihat (7) komentar  

Sunday, December 31, 2006
Tabe ...

Meski tangan yang masih bauk daging (maklum, abis nguliti sapi di mesjid samping rumah) masih sempatkan waktu ngetik sesuatu di akhir tahun ini...

Selamat Hari Raya Idul Adha 1427 bagi teman˛ yang melaksanakannya

Hiasi wajah dengan senyum kata kawan saya Chia..
Tata hati dengan ikhlas kata Mahfud masuara rekan saya..
Bekali hidup dengan ridho bisik mas anno..
dan Jemput haris esok dengan doa, bunyi sms bos saya di kantor (ibu corona bungkudapu)

Truss...
Minus 6 jam lagi kita akan jelang tahun 2007...
Selamat!!!Semoga tahun depan depan kita bisa meraih keinginan kita menjadi lebih baik, Kesehatan, pekerjaan kita lebih dihargai, kebahagiaan dan rezeki yg berlimpah dan sebagai pribadi yg membanggakan, dimana kita merasa hidup kita banyak berarti buat banyak orang. Amiiin.

btw, kejadian internet yang down, membuat saya harus istirahat beberapa hari untuk tidak berkutat didepan komputer, kita ambil positif aja walaupun kita sempat sedikit kesal, hikmahnya kita ikut merasakan bagaimana penderitaan saudara˛ kita di Taiwan yg terkena musibah gempa bumi 7,2 SR. Adakah kita ikut peduli ?
Mungkin kalau bukan saudara sebangsa sering kita merasa tidak memperlakukan secara special, jadi akhirnya kita kena juga imbasannya, semoga kita pun semestinya kita ikut peduli, minimal berdoa untuk keselamatan manusia diseleuruh bumi kita dan yg menderita dan sakit diberi kesehatan, perbaikan nasib dan kesembuhan.

Amin.

Thanks a lot. Good Luck ya th 2007 .


Posted at 04:59 pm by Affan
Lihat (2) komentar  

Sunday, August 27, 2006
ke ibu kota

apa kabarmu ibu kota ?

setahun lebih tak mengunjungimu


oh yah..    

malam nanti aku akan melihatmu kembali    

ada tugas kantor yang mengiringiku

hingga bisa menginjakmu lagi

tak perlu seduh

aku tak akan lama di atas perutmu

yang kabarnya banyak berlinang

segala macam air mata

dan lagi berat tubuhku ini tak seberapa

di banding kemegahan fisikmu itu.    

 


Posted at 10:33 am by Affan
Lihat (8) komentar  

Wednesday, August 23, 2006
Ibunya kemana ??

Bila hanya satu orang saja yang bertanya, barangkali saya bisa mengerti. Tapi saya hitung-hitung sudah ada tiga orang lebih yang bertanya, 'ibunya kemana?'.

Pertama tetangga depan yang kebetulan melihat kami bertiga menumpang taksi.

Lalu dua orang sopir taksi ketika pergi dan pulang, juga bertanya, 'sedang kemana ibunya?'.

Di counter BNS (Bumi Nyiur Swalayan) seorang petugas counter dan seorang ibu yang juga sedang mengantri untuk membayar, turut bertanya, 'ibunya kemana?'.

Apa memang seorang paman laki-laki, yang mencoba menghibur ponakannya yang telah lama di tinggal ibunya adalah sebuah pemandangan aneh?


Posted at 12:02 am by Affan
Lihat (4) komentar  

Next Page
 

Affan ® Blogger Juga Manusia ™ 2003 - 2006 © Copyright All Rights Reserved


::From the Host
Hello, I'm Affan and welcome to my blog :
"http://blog.affan.web.id
You're visiting my playground where I stores everything that related with me and also the journal of my life from time to time.
Just continue explore this site as you like and feel free for using every interactive stuff that was provided here!
Thank you and have a good day... :)



::Just Touch
There's no fear and nothing to hide . Any questions, chats, spams, flirts, business opportunities, project/job offers and maybe threats or terrors are always welcome! :)

mobile phone:
+62.811.452.764

studio phone & facsimile:
+62.451.482.764

postal address:
Jln. Banteng Kav. Bangdes No. 33A Palu 94114
INDONESIA

email address:
affan@affan.web.id
affando@gmail.com

friendster:
affan_do@yahoo.com

Yahoo messenger:
Klik aja, trus kita chatting

email form:
please include your contact information (name, email, website) if you want a response!


Name :
Web URL :
Message :
 
:) :( :D :p :(( :)) :x

Custom Search


<< August 2010 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


"Pemilik Blog ini" Adalah Orang yang baru berjabat tangan dengan dunia modem dan kemudian terjerumus ke lembah blog. Hari ini saya bisa mengisi blog ini, besok mungkin tidak, karena saya bukan budak internet. Tentang isi blog ini tidaklah murni tulisan saya, ada banyak comotan dari sana sini, iya itu sepengetahuan empunya juga tanpa permisi dulu.


::Arsip Tulisan


::M y L i n k s


::Cari? Tulisan Lalu


digratiskan oleh FreeFind

::Tanahku Pomate






Technorati Profile



    Solidaritas untuk anak Indonesia




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed